Saturday, March 31, 2012

EKSKAVASI HONDA CS1

Bedah Mesin

  • : 1.923 x 682 x 1.042 mm
  • : 1.251 mm
  • : 130 mm
  • : 114 kg
  • : Twin Tube Frame
  • : Teleskopik
  • : Tunggal ( Monoshock )
  • : 70/90 - 17 M/C 38P
  • : 80/90 - 17 M/C 44P
  • : Cakram hidrolik dengan piston ganda
  • : Cakram hidrolik dengan piston tunggal
  • : 4,1 liter Saat Raise bisa mencapai 4,4 liter
  • : 4 langkah, OHC, pendingin radiator
  • : 58 x 47,2 mm
  • : 124,7 cc
  • : 10,7 : 1
  • : 12,8 PS / 10.000 rpm
  • : 1.04 kgf.m / 7500 rpm
  • : 1,0 liter pada penggantian periodik
  • : Manual. multiplate wet clutch
  • : 5 kecepatan
  • : 1-N-2-3-4-5
  • : Electrik Starter & Kick Starter
  • : MF, 12 V - 3,5 A.h
  • : ND U24ESR-N / NGK CR8E
  • : DC - CDI
  • Headlamp : Bulb 18/18W 12V
  • Lampu Rem : Senja 5W / Rem 18W
  • Lampu Senja : 5W
  • Lampu Sein : 10W
    Rekomendasi Viskositas oli untuk CS-1 adalah: 10W-30 SJ MA (1.0 L) AHM Oil MPX-1 atau AHM Oil SPX-1 jadi kalau anda mau ganti oli CS1 anda dengan merek lain (yang lebih mahal tentunya) tentukan saja viskositasnya.

    Tambahan nieh brother dan sister semua, baca juga jenis olinya Wet clutch / dry clutch alias kopling basah atau kopling kering. Kopling basah biasanya untuk Mesin-mesin kecil, nah kalau kering biasanya untuk jenis mesin besar.

    Service motor bukan tentang bengkelnya, tetapi mekaniknya.




    Sumber: www.astra-honda.com

    Rekomendasi BBM untuk CS-1 Adalah: Pertamax Plus atau BBM dengan Oktan 95. Begini bunyinya: Premium dirancang untuk mesin kendaraan yang memiliki nilai kompresi 71 hingga 91, pertamax kompresi diatas 91 hingga 101, dan pertamax plus kompresi di atas 101 hingga 111. Sebaliknya, jika mesin kendaraan yang memiliki kompresi rendah diisi dengan bahan bakar beroktan tinggi, juga tidak ada pengaruh yang terlalu signifikan.

    Bahkan bensin yang gagal terbakar akibat nilai oktannya terlalu tinggi, bisa menyebabkan penumpukan kerak pada ruang bakar atau di klep.Oleh karena itu, performa mesin yang maksimal adalah ketika dapur pacu diisi dengan bahan bakar yang memiliki nilai oktan sesuai.

    Ringkasnya saja:
    88: 7,1 s/d 9,1 = Premium
    92: 9,1 s/d 10,1 = Pertamax
    95: 10,1 s/d 11,1 = Pertamax Plus

    Jadi jika CS1 anda mau selalu dalam keadaan prima dan sehat gunakanlah BBM dengan oktan 95.


    Sumber: Pertamina

    Rekomendasi Pemakaian busi untuk Honda CS1 adalah:


    TECHNICAL INFORMATION NGK BUSI
    Busi adalah komponen kecil tetapi memainkan peranan besar dalam setiap mesin bakar. Tanpa busi, mesin tidak dapat dihidupkan. Fungsi busi ialah menyalakan campuran bahan bakar dan udara yang masuk ke dalam ruang pembakaran, menghantarkan panas keluar dari ruang pembakaran dan menutup lubang di kepala silinder agar gas pembakaran tidak bocor

    Apabila mesin mogok, jangan langsung menyalahkan busi, mengingat fungsi busi hanya mengeluarkan percikan api dan memindahkan panas keluar dari ruang pembakaran. Selain itu busi berperan juga sebagai jendela dan memberi petunjuk tentang kondisi mesin.

    Ibarat thermometer dipakai dokter, mekanik dapat mendiagnosis gejala dan kondisi mesin. Mekanik yang berpengalaman dapat menganalisa gejala-gejala tersebut dan menemukan akar permasalahan mesin.

    Busi sering dijadikan kambing hitam dan dibuang sebelum "life time"nya berakhir. Padahal usia busi untuk kendaraan roda dua rata - rata 5.000 km dan untuk roda empat rata-rata 10.000 km - 15.000 km.

    Rekomendasi untuk pemakaian busi CS-1 anda kode: CR8E, CR8EGP, CR8EAGP G-POWER, IU27A. U24ESR-N


    Sumber: http://www.ngkbusi.com/profile.php?go=product&show=technical_info

    Service rutin, mencegah kerusakan yang parah

    Mesin
    Diameter x Langkah : 58mm x 47,2mm
    Volume Langkah : 124,7cc
    Perbandingan Kompresi : 10,7 : 1
    Klep masuk buka : 10 derajad sebelum TMA
    Klep masuk tutup : 35 derajad sesudah TMB
    Klep buang buka : 35 derajad sebelum TMB
    Klep buang tutup : 5 derajad sesudah TMA
    Sistem pelumasan : basah bertekanan
    Pelumas : API Service SJ, SAE 10w30 (Rekomendasi terbaru Honda 2010)
    Tipe Pompa : Trochoid (mekanis)
    Penggantian oli periodik : 1 liter (rekomendasi setiap 2.000KM)
    Sistem pendingin : Radiator dengan Kipas elektrik
    Susunan Silinder : satu silinder 40 derajad dari vertical

    Sistem Penggerak
    Sistem Kopling : Basah Multiplate
    Sistem Operasi Kopling : Manual Handle
    Transmisi : Constant Mesh, 5 kecepatan
    Reduksi Primer : 3,350 (67/20)
    Reduksi Final : 3,000 (42/14)
    Reduksi Gear 1 : 3,083 (37/12)
    Reduksi Gear 2 : 1,882 (32/17)
    Reduksi Gear 3 : 1,388 (25/21)
    Reduksi Gear 4 : 1,095 (23/21)
    Reduksi Gear 5 : 0,923 (24/26)
    Pola Pemindah Gigi : 1 - N - 2 - 3 - 4 - 5

    Indikator Garis Suhu Radiator...
    0 - 1 : 0 - 53,3 Celcius
    1 - 2 : 53,3 - 62,9 Celcius
    2 - 3 : 62,9 - 72,8 Celcius
    3 - 4 : 72,8 - 88,20 Celcius
    4 - 5 : 88,2 - 92,2 Celcius
    5 - 6 : 96,2 - 103,9 Celcius 

    (Strip ke 6 akan berkedip sebagai tanda over heating)


    Kapasitas cairan pendingin
    • radiator + mesin : 0,77 liter
    • tangki cadangan : 0,13 liter
    • Tekanan pembebasan tutup radiator : 108 - 137 kPa (16 - 20 psi)
    • Thermostat, Mulai membuka : 69,5 - 72,5 derajad celcius dan Terbuka penuh : 80 derajad celcius
    • pengangkatan klep : minimum 3,5mm
    • Cairan radiator : Honda pre-mix coolant / Radiator coolant

    Bagaimana Cara Kerja Radiator? Klik Disini


    Karburator.
    • Tipe karburator : CV (constant velocity)
    • Throttle Bore : 28mm
    • Nomor identifikasi karburator : AVK 5AD
    • Mainjet : 108
    • Slowjet : 35
    • Tinggi pelampung : 13mm
    • Putaran stasioner mesin : 1400 ±100 rpm
    • Jarak main bebas putaran gas tangan : 2-6 mm
    • Vakum PAIR control valve : 60 kPa
    Sistem Pengisian Baterei

    •kapasitas : 12V - 3,5 Ah
    •kebocoran arus : maksimum 0,1 mA
    •voltase penuh : 13 - 13,2 Volt
    •perlu di charge : di bawah 12,4 Volt

    Arus pengisian
    •normal : 0,4 A x 5-10jam
    •cepat : 3 A x 30menit

    Alternator
    •Kapasitas : 106 kWatt / 5000 rpm
    •Tahanan kumparan pengisian : 0,2 - 1,2 ohm
    •Tahanan kumparan lampu depan : 0,05 - 1 ohm

    Voltase yang diatur regulator/rectifier : 12,6 - 13,6 Volt / 5000rpm
     
    Semoga bisa membantu.


      13 comments:

      1. mantap infonya gan....

        ReplyDelete
      2. Permisi boss, kl pake oli 10w30 apa nggak ke enceran, apa lagi suhu CS1 cenderung panas, ditambah suhu lingkungan tropis yang panas plus macetnya jakartadi sinyalir semakin berat kinerja mesin dengan oli 10w30

        ReplyDelete
        Replies
        1. 10w30 itu.. suhu dingin 10 suhu tinggi 30.. justru ini paling kentel

          Delete
      3. Baca infonya di website AHM donk. sejak AHM mengeluarkan OLI MPX & SPX Honda CS1 di golongkan untuk menggunakan OLI dengan SAE 10W 30. Tapi bagi yang ingin tetap mengunakan 20W 50, toh tidak dilarang mas bro. Monggo silahkan dipilih mana yang menurut mas bro baik.

        ReplyDelete
      4. infonya sangat sangat dan sangat bermanfa'at.
        Oiya mas bro,contact personnya dong,ane pengen gabung di hcsti

        ReplyDelete
      5. wah kasian juga dong cs1 ane dicekokin premium mulu gan
        katanya tmen ane kalo kompresi 10 : 1 gitu masih isa premium, ternyata salah ya
        mkasih gan atas infonya

        ReplyDelete
      6. Muhammad ridhwabMay 21, 2012 at 6:03 PM

        yang ane baca di website pertamina nih gan, oktan 95 di gunakan untuk kendaraan yang memiliki ratio kompresi > 10,5 atau yang menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTI), (VTI), Turbochargers dan catalytic converters itu mobil, jadi kalo motor yang bermesin injection atau PGM-FI.
        sumber http://www.pertamina.com/index.php/detail/read/special-fuel-pertamax-plus

        ReplyDelete
      7. bro, kok speedometer cs1 aye redup ya, padahal aki dah ganti baru.
        cara benerinnya gimana???

        ReplyDelete
        Replies
        1. lo ada modif yg menggunakan kelistrikan ga? copot kalo ada..

          Delete
      8. tanya ya..bagaimana kalau sudah terlanjur pakai MPX3 800ml, apakah akan bermasalah?

        ReplyDelete
      9. Saya terlanjur beli SPX1 tp kapasitas 800ml utk CS1,gmn tuh?,thank's.

        ReplyDelete
      10. Saya terlanjur beli SPX1 tp kapasitas 800ml utk CS1,gmn tuh?,thank's.

        ReplyDelete
        Replies
        1. Aama, karena stok 1 lt udah habis dan oli di tanki nya udah di keluarin... kira2 gmn?

          Delete

      SILAHKAN BERIKAN KOMENTAR ANDA.
      SARAN & PENDAPAT ANDA SANGAT BERHARGA BAGI KAMI.
      KOMENTAR TIDAK BERBAU SUKU, AGAMA & RAS